pasang iklan

Wednesday, January 29, 2014

Dragbike dan Contest Modifikasi Semarang 1-2 Februari 2014

####Ikuti & Saksikan best of the best Drag bike 2014 dan Auto contest modification•memperebutkan 1 unit motor, 1 unit HP BlackBery & Hadiah menarik laennyaMinggu,2 februari 2014Jam 08.00WIB - Selesai@Sirkuit Tawang Mas Semarang Kelas yg dilombakan#Kelas Point -Sport 2T STD 150cc (F.STd)-sport 2T TU 155cc-Sport 2T TU 140cc-Bbk 4T TU 130cc-Bbk 2T TU 125cc-Bbk 4T TU 200cc-Matic TU 200cc (F.STD)-OMR Satria FU 155cc#Kelas Umum-Sport 4T TU 200cc (non DOHC)-Bbk 2T TU 116cc-Bbk 2T STD 116cc-Bbk 4T STD 130cc -Bbk 4T TU 116cc-Bbk 4T TU 200cc (non DOHC)-Satria Fu STD 150cc (F.STD)#Sporting Class/Tambahan-Sport 2T Std 150cc pemula-Sport 2T Std 150cc lokal kars.SMG & PATI-Satria Fu Std 150cc F.Std lokal kars.SMG &PATI-Bbk 4T STD 130cc lokal kars SMG&PATI-Campuran 4T TU 200cc non DOHC (lokal kars SMG&PATI)-Braket Time 2T/4T 8Detik (Bebas)#Auto contest modification-pemula-aksesoris-street racing (non matic)-street racing (bebas)-thailandlook-fungky(no-trans body)*Hadiah Drag Kelas Point I. Trophy+UP Rp 1.5jtII. Trophy+UP Rp 1.250 jtIII Trophy+UP Rp 1jtIV. Trophy+UP Rp 750rbV. Trophy+UP Rp 500rb#per kelas*Hadiah Utama point I.Satu unit sepeda motorII. Satu Unit Hp Blackberry=-c info/tempat pendaftaran@NDAYAX RACING Pro.Jl.Jolotondo 1 RT 05 RW 02 (gajah raya)depan bengkel motor babahe- Semarang+pendaftaran Rp 400.000/class(klass point & Umum] *Rp.350.000/class(kelas Sporting klas/klas lokal)(Pendaftaran maks.sabtu,1 februari 2014 selebihnya dikenakan denda.+pendaftaran contest Rp 150.000/class(kaos+2free pass)#kaos terbatas.50pendaftar pertama-Sekrut mtr Sabtu 1 febr 2014 jam 09.00 -Selesai..Loding mtr contest minggu 2 febr 2014 max jam 12 siang..Contact Person#RUDY. 085 713 222 609#KUCING. 085 640 009 847 ...Gaaaaz Pooool BRooooo.

abdee jm

Saturday, January 25, 2014

Pemisahan Joki Seeded dan Novice Dragbike TPM (1 Februari:Revisi kategori joki seeded)

Pemisahan seeded dan novice di drag bike bukan gertak belaka. Tuh Trendypromo Mandira telah mengeluarkan nama-nama siapa saja yang di pemula dan senior. Deretan nama ini berlaku di Pertamina Drag Bike tahun 2014. Periksa saja bila jenengmu ada pada 41 nama seeded yang dipisah di Sport Rangka Standard s/d 155 cc dan Matic Tune Up s/d 200 cc.

Alfan Cebonk dan Sani Kedot tidak masuk seeded.  Cebonk belakangan merengsek ke jajaran top soal catatan waktu. Ia juga dikotrak tim jempol Mlentis dari MBKW2. Lalu Kedot yang baru sukses menjinakan KTM 250SX dmilik tim Hariot Keyspeed IRC Lupromax GM di Senayan, Jakarta Selatan di FFA. Keduanya masih dianggap pemula.

“Dasar pemisahan kategori ini diambil dari kedua kelas tersebut sejak 2011 sampai 2013. Jika di salah satu seri pernah juara 1 sampai 3 otomatis jadi seeded, kalau belum ya pemula, saya rasa itu cukup fair,” tukas Helmy Sungkar selaku promotor event drag tersebut.

Joki atau tim masih bingung dengan aturan tersebut. Karena dari segi skill Cebonk dan Sani sudah tidak bisa dibilang pemula, “Di beberapa kelas mereka memang bagus, tapi menurut data yang kami punya di Sport Rangka Standard dan Matic 200 kedua pembalap tersebut belum pernah masuk podium 1-3,” ujar Helmy.

Rio Teguh selaku pemilik Hariot Racing Team menaggapi dengan bijak, “Positif pembagian kategori ini, tim kami memiliki komposisi yang bagus” ujarnya. Rio akan punya dua pembalap pemula, Sani dan Sabrina Sameh sementara di seedednya ada Rico Bochel, Ardiansyah Ucil dan Dwi Batank.

Sementara Mlentis yang baru dengar ada pemisahan kategori dua kelas ini akan mengikuti aturan mainnya, “Seeded dan Pemula masih baru di dunia drag bike, spek motornya pun masih sama, jadi sejauh ini tak masalah,” kata mekanik kenamaan dari tim Yamaha Trijaya yang main di IndoPrix dan MotoPrix.

Cebonk dan Sani mengaku baru tahu perihal ini, ya dari portal ini, “Kami sih tidak ada masalah, gass aja mas,” kompak mereka dari tempat berbeda.

(1 Februari:Revisi kategori joki seeded)

Revisi joki yang masuk kategori seeded, Alfan Cebonk dan Sani Kedot mauk kategori joki seeded,itu atas usulan untuk d revisi ulang. alvan cebong misalnya,joki yang beratnya 34 kg ini punya skill dan mental melawan eko chodok. Tak heran ia kerap naik podium, dalam final TDR senayan(12/1) lalu cebong tercepat di bebek 200cc mengalahkan eko chodok dan dwi batank,begitu juga dengan sani kedot. Dari sebelumnya ada 41 jadi 55, 14 usulan terbaru, sebut Sigit Widianto, langganan pimpinan lomba di Pertamina Enduro Drag Bike. Bahkan nama AB Bendol mekanik dari tim TRD TDC Mc Racing pun masuk daftar.

Untuk Dua Kategori Kelas
Di Serie TPM Day Battle Dragbike 2014
 

No Nama Pembalap Kota  Asal
1 ACHONK JAKARTA
2 ADI S TUYUL SURABAYA
3 AGUNG UNYIL SIDOARJO
4 AHMAD SYAFI'I DEPOK
5 ANRI SENA BEKASI
6 ARDIANSYAH UCIL CIKARANG
7 ANTONIUS PETRUK YOGYAKARTA
8 ARY MADUN YOGYAKARTA
9 AP.MONYONK KLATEN 
10 AYIP ROSIDI KARAWANG
11 BAYU UCIL PURWODADI
12 BOWO SAMSONET MAGELANG
13 CENDY GERRY JAKARTA
14 DENY WEL WEL YOGYAKARTA
15 DWI BATANK SEMARANG
16 DAVID KANCIL KEDIRI
17 DADANG HANDARU YOGYAKARTA
18 EKO CHODOK SEMARANG
19 FANDI PENDOL SEMARANG
20 F.TUMI SURABAYA
21 GALANG RIZKY SURABAYA
22 HARDIAWAN BANDUNG
23 HENDRA KECIL MAGELANG
24 IMAM CEPER JAKARTA
25 IVAN BANGUN KEDIRI
26 M.RAMZI JAKARTA
27 M.SAIMAN JAKARTA
28 MUSLIH WURI K YOGYAKARTA
29 OCKY CAMAT CIMAHI
30 RICHO BOCEL SURABAYA
31 RICKY ONYEZ BANDUNG
32 RULLY PELLS YOGYAKARTA
33 SYAIFUL CIBEF JAKARTA
34 TONI CUPANX NGANJUK
35 TAUFIK OMPONK YOGYAKARTA
36 TOKICHI KEBO DEMAK
37 UBET RANGGE SURABAYA
38 VP MBOTED YOGYAKARTA
39 WIDY KECIL JAKARTA
40 YOGIE KEYCOT NGANJUK
41 YOPI NEXCOM SURABAYA










































maniakmotor


















































































































Tuesday, January 21, 2014

Dragbike Boyolali Sabrina vs Monita "Saling Pukul" di Bracket 8 detik

Sabrina Sameh (Bandung) dan Monita Wijaya head to head alias start bareng. Itu terjadi di kelas braket 8 detik pada event Arianti Dewi, SH, MH Dragbike Series 201 meter di lintasan Utara Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, Jateng (19/1).
Sabrina vs Monita, dua pembalap yang terdaftar dari 29 starter yang mengikuti salah satu kelas primadona ini.  Aroma rivalitas dua ladies joki ini semakin kental, “Monita naik Ninja Rangka Standart, Sabrina bawa Matik 200. Spek motor itu pegangan mereka masing-masing,” nilai Eko Chodox dengan nada semangat seolah tak peduli dengan luka tangan dan kakinya dari kecelakaan di Bebek 130 cc 4T.

Braket 8 detik  boleh pakai motor apa saja, asal catatan waktunya tak boleh kurang dari 8,000 detik. Justru di situ serunya, akankah Sabrina yang unggul kapasitas silinder membalas ‘jambakan’ Monita di seri 1 Klaten lalu? Dugaan awal begitu memang, apalagi saat  Sabrina bisa lepas duluan saat start.

“Lepasnya memang lebih dulu, tapi motor sedikit standing  jadinya sempat goyang. Kesalahan ini sukses diambil Monita,” ungkap Sabrina. Dan memang dari catatan waktu, Sabrina harus akui Monita lagi. Mojang Bandung ini harus puas diposisi ke-14 dengan catatan 8,513 detik, sedangn Monita pada peringkat ke-11 dengan 8,435 detik.  Wow!

Tapi sekali lagi, braket butuh ketepatan power mesin dengan batas maksimal waktu. Nyatanya, beberapa pembalap papan atas seperti Dwi Batank dan VP Mboted  ada di bawah Sabrina dan Monita pada kelas ini.

 Wkwkwk... Eit, pertarungan Monita Vs Sabrina belum usai, masih ada kelas khusus wanita dengan spek FU Standart. Artinya, Sabrina masih punya kesempatan ‘memukul’ balik. Sabrina yang memilih start lebih awal, startnya tak bisa mulus lagi. Dalam pikiran penonton, Monita pasti kembali menangkan ‘game’ ini.

Sayang seribu sayang, Monita tak segera muncul di waiting zone alias pilih mundur. Ada apa gerangan? Sayang hingga berita ini diketik, Monita belum bisa dikonfirmasi. Ya, kasih penasaran dong!...


Maniakmotor

Monday, January 13, 2014

Hasil Dragbike TDR Senayan Jakarta 12 Januari 2014



Kelas Super Matic FFA
1.    Imam Ceper / Jakarta / Yong Motor TRD JFK Motorsport / 7.505
2.    Ardiasyah / Bekasi / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 7.510
3.    Alvan Cebonk / Nganjuk / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 7.564
4.    Cendy Garry / Jakarta / Vincents VND JFK  Racing Team / 7.733
5.    5.Tokichi Kebo / Demak / Vincents VND JFK  Racing Team / 7.734


Kelas FFA Super Open 450 cc
1.    Sani Kedot / --- / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 7.554
2.    Alvan Cebonk / Nganjuk / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 7.694
3.    Ricko Bocel / Surabaya /  Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 7.703
4.    Dwi Batank / Semarang / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 7.718
5.    Achonk Samsonet / Jakarta / MC Racing TDC TDR / 7.747


Kelas  Bebek 4 Tak 130 cc
1.    Achonk Samsonet /Jakarta / TDC Vreins MC / 8.453
2.    Eko Kodok / Semarang / Creampie / TDR akai Jaya GM AHRS MBKW2 / 8.533
3.    Imam Ceper / Jakarta / Vincents VND JFK Racing Team / 8.538
4.    Riko Bochel / Surabaya / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 8.539
5.    Bowo Samsonet / Magelang / TDC Vreins MC / 8.566


Kelas  Sport 2 Tak TU 140 cc
1.    Dwi Batank /  Semarang / So tech Majestic Speedshop 7.644
2.    AP Monyong / Jogja / PKP Cisadane Racing Team / 7.653
3.    F.Pendol / Semarang / Cisadane Motor H Yani / 7.673
4.    Antonius Petruk / Jogja / Takens H Yani / 7.692
5.    Galang Rizki /  Surabaya / Cisadane Motor H yani /7.794


Kelas Bebek 2 Tak TU 130 cc
1.    Yogi keycot / Nganjuk / TRD AKAI Jaya GM AHRS MBKW / Yamaha 125Z / 7.716
2.    Adi S tuyul / Pandaan / Abirawa Racing Team / 7.751
3.    Andi Mamet / --- /TRD AKAI Jaya GM MBKW2 / 7.765
4.    Ocky Camat / Bandung / Cisadane Motor H yani / Yamaha 125Z / 7.803
5.    F Pendol / Semarang / Cisadane Motor H yani / 7.841


Kelas  Sport 2 Tak TU 155 cc
1.    Rulli PM /  Salatiga / TRD AKAI Jaya GM MBKW2 / 7.419
2.    Rocko Bochel / SUrabay / TRD AKAI Jaya GM MBKW2 / 7.478
3.    Antonius Petruk / Jogja / Takens H Lutfi / Kawasaki NINJA / 7.486
4.    Yogi Keycot / Nganjuk / Abirawa Racing Team / 7.608
5.    Tokichi Kebo / Demak / 68 melaniong Yong Nano-nano / Yamha TOUCH / 7.646


Kelas Matic TU 155 cc Rangka STD
1.    Dwi Batank / Semarang / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 8.227
2.    Adriansyah Ucil / Bekasi / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 8.250
3.    Cendy Garry / Jakarta / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 8.303
4.    Adi S tuyul / Pandaan / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 8.408
5.    F Pendol / Semarang / Aries mamo Style Low Profile / 8.458


Kelas 2 Tak Sport Rangka STD 155 cc
1.    DwI Batank / Semarang / So tech Majestic Speedshop 7.649
2.    Imam Ceper / Jakarta / Vincents VND JFK  Racing Team / 7.693
3.    F Pendol / Semarang / Vincents VND JFK  Racing Team / 7.768
4.    Amir Ceria / Jakarta / Abirawa Racing team Feat OTD Racing / 7.771
5.    Ari Madun / Mojokerto / A4 CRM Boter TNG / 7.837


Kelas Bebek Super 4 Tak TU 200 cc
1.    Alvan Cebonk / Nganjuk / K-Ijo / 7.709
2.    Dwi Batank / Semarang / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 7.751
3.    Yogi Keycot / Nganjuk / TSS Adnoc Mizzle / Tomeco TDR / 7.817
4.    Eko Kodok / Semarang / Abirawa Racing team / Suzuki FU / 7.864
5.    Imam Ceper / Jakarta / Yong MotorTRD JFK MotorSport / 7.880


Kelas matic Tu 200 cc Rangka std
1.    Saiful Cibef / Jakrta / Yong MotorTRD JFK MotorSport / 7.771
2.    Dwi Batank / Semarang / TSS Adnoc Mizzle  Tomeco TDR / 7.790
3.    Adi S tuyul / Pandaan / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 7.878
4.    4.Cendy Garry / Jakarta / TSS Adnoc Mizzle  Tomeco TDR / 7.879
5.    Ricko Bochel / Surabaya / Anker Sport Harriot FT Keyspeed IRC Lupromax GM / 7.908



iblj

Thursday, January 9, 2014

Jelang Dragbike TDR Senayan Seri Final ; KTM250SX Chodok Pakai Piston Anyar



Kelas paling tinggi  drag bike adalah Free For All (FFA). Kelas ini sudah lama tak beri kilatan, sebut kilat berarti kejutan. Tentu kejutan-kejutan catatan waktu yang kilat, wuzzz. Terakhir di lintasan Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan rekor Indonesia tercipta di sini tahun lalu.

Senayan minggu ini atau 11 – 12 Januari 2014 akan digunakan final TDR Racing International Drag Bike Championship 2013. Penonton bahkan pelakunya pun haus dengan rekor baru. Joki harus lebih singkat dari 6,776 detik milik Eko Chodox yang menunggang KTM 250SX Two Stroke. “Saya juga ingin hapus rekor itu, sudah setahun tak bisa dikejar,” tukas Chodox yang dari ceritanya geregetan dengan catatannya sendiri tersebut.

Maka ia asah diriinya dengan memantafkan cara bawa lebih cepat saat start. Kalau perlu terbang dari start ke finish. Untung masih motor, bukan pesawat, hehe. Dari sisi performa, KTM dari tim PME Abirawa DMC GM itu telah disegarkan. Untuk ikut TDR ini misalnya, piston dan ringnya diganti baru, “Dari situ kompresi lebih padat dari sebelumnya, hasilnya power akan naik,” ujar Widodo sang mekanik yang yakin kecepatan KTM250SX yang diurusnya belum menurun.

Tak kalah persiapan, tim TDC MC TRD yang mendatangkan mesin Honda Nova Dash untuk turun di FFA, “Berdasarkan pengalaman, Dash dengan cc besar malah liar start. Maka yang didatangkan ini lebih rendah, dulu 159,5 cc sekarang 158,2 cc,” ujar Bowo Samsonet yang belum sempat test jalan, baru blayer-blayer di halaman bengkel. Tapi menurutnya, ini mesin akan bikin kejutan.

Ada lagi KTM yang juga berebut waktu tercepat, “Punya kami tidak melakukan perubahan berarti. Hanya joki lebih intens setting dirinya bersama motor, hanya itu kekurangannya,” ujar Rio Teguh selaku pemilik tim Hariot’s Feat Keyspeed IRC Lupromax GM. Tim ini akan pakai Adi S Tuyul dan Ricko Bochel untuk memacunya. Semoga si Tuyul seperti sebutannya menjadi tuyul benaran...

Belakangan, catatan waktu di Senayan agak sulit dicapai karena beberapa bagian aspal ada yang licin, “Kami sudah pastikan aspal dalam kondisi baik dan kedua lintasan layak dipakai. Tidak ada alasan hanya satu lintasan yang dipakai dengan alasan licin atau apapun,” tegas Faryd Sungkar selaku pimpinan FR Action Event yang pegang event tersebut.


maniak motor
Perfect World Online Spear Thingy

http://reddragondesigns.net/
Hover Effects